UNIVERSITAS SAINS DAN TEKNOLOGI JAYAPURA
Profesional · Unggul · Berdaya Saing · Berkolaborasi · Berinovasi
|

PKKMB USTJ 2026 Resmi Dibuka, Rektor Ajak Mahasiswa Baru “MELESAT” Raih Masa Depan

13
Akun Administrator 12 Agustus 2026
Berita

Jayapura, 12 Agustus 2026 — Suasana Auditorium Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) diwarnai semangat mahasiswa baru saat rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) USTJ Tahun 2026 resmi dibuka, Rabu (12/8/2026).

Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Rektor USTJ, Dr. M. Rusdianto Abu, S.AP., M.Si., sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Tahun ini, PKKMB USTJ mengangkat tema “MELESAT”, yang merupakan kepanjangan dari Mandiri, Edukatif, Loyal, Energik, Sains, Adaptif, dan Tangguh. Tema tersebut menjadi pesan sekaligus harapan bagi mahasiswa baru agar mampu menjalani kehidupan perguruan tinggi dengan karakter yang kuat, terbuka terhadap perubahan, serta memiliki semangat untuk terus berkembang.

Dalam sambutannya, Rektor USTJ menyampaikan bahwa kedatangan mahasiswa baru menjadi bagian penting dalam perjalanan universitas. Mereka tidak hanya hadir untuk menempuh pendidikan, tetapi juga dipersiapkan menjadi generasi yang kelak mengambil peran dalam pembangunan Papua dan Indonesia. Menurut Rektor, USTJ memiliki tanggung jawab untuk membekali dan mendampingi mahasiswa selama menjalani proses pendidikan. Karena itu, PKKMB diharapkan menjadi awal yang baik bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus memahami nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan akademik di USTJ.

MELESAT, Filosofi Cenderawasih dan Semangat Mahasiswa USTJ

Pemilihan kata “MELESAT” tidak sekadar menjadi slogan dalam PKKMB tahun ini. Tema tersebut mengambil inspirasi dari Burung Cenderawasih, satwa yang lekat dengan identitas Papua. Cenderawasih digambarkan sebagai simbol gerak yang bebas, lincah dan terus mengarah ke tempat yang lebih tinggi. Filosofi itu kemudian diterjemahkan menjadi harapan agar mahasiswa USTJ memiliki arah yang jelas dalam menentukan langkah, berani menghadapi tantangan, dan terus berusaha mencapai prestasi terbaik. Nilai Mandiri, Edukatif, Loyal, Energik, Sains, Adaptif dan Tangguh diharapkan tidak berhenti sebagai rangkaian kata dalam tema PKKMB, tetapi dapat menjadi karakter yang tumbuh selama mahasiswa menjalani proses pendidikan di kampus.

Mahasiswa Diminta Bangga Menjadi Bagian dari USTJ

Di hadapan mahasiswa baru, Rektor juga mengingatkan pentingnya memiliki rasa bangga sebagai bagian dari USTJ. Kampus yang berada di Tanah Papua tersebut lahir dari semangat untuk membangun kemandirian melalui sains dan teknologi. “Menjadi mahasiswa USTJ bukan hanya soal status sebagai mahasiswa, tetapi juga membawa identitas sebagai bagian dari generasi muda Papua yang berani bermimpi dan bergerak,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan Rektor dalam sambutannya.

Mahasiswa baru juga diminta mulai membangun sikap mandiri dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Perkembangan kecerdasan buatan, teknologi, revolusi industri, hingga tantangan lingkungan menjadi bagian dari realitas yang akan dihadapi generasi muda saat ini.

Karena itu, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan kemampuan beradaptasi. Mahasiswa dituntut tidak hanya mampu memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga siap menghadapi perubahan yang berlangsung begitu cepat.

Integritas Akademik Jadi Perhatian

Hal lain yang ditekankan Rektor adalah persoalan integritas akademik. Mahasiswa baru diminta membangun kebiasaan belajar yang jujur dan bertanggung jawab sejak awal memasuki perguruan tinggi. Di tengah kemudahan memperoleh dan menyalin informasi, mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk menghasilkan pemikiran dan karya secara mandiri. USTJ menegaskan tidak memberikan ruang bagi plagiarisme, manipulasi data maupun bentuk kecurangan akademik lainnya. Selain itu, mahasiswa diajak menjaga persaudaraan di tengah keberagaman. Berbagai latar belakang suku, bahasa dan budaya yang ada di Papua menjadi kekuatan untuk membangun lingkungan kampus yang saling menghargai.

Hari Pertama di Tingkat Universitas

PKKMB USTJ 2026 juga memiliki pola pelaksanaan yang berbeda. Kegiatan inti tahun ini dilaksanakan secara desentralisasi, dimulai dari tingkat universitas, kemudian dilanjutkan ke tingkat fakultas dan program studi. Pada hari pertama, mahasiswa baru mengikuti kegiatan di tingkat universitas. Selanjutnya, hari kedua diarahkan pada pengenalan lingkungan fakultas, sedangkan hari ketiga dilaksanakan pada tingkat program studi. Pola tersebut dirancang agar mahasiswa tidak hanya mengenal USTJ secara umum, tetapi secara bertahap memahami lingkungan akademik yang nantinya menjadi ruang utama mereka selama menempuh pendidikan. Mahasiswa juga akan lebih dekat dengan program studi, dosen penasihat akademik, serta organisasi mahasiswa di lingkungannya.

Tidak Ada Ruang untuk Kekerasan dan Perundungan

Di sisi lain, USTJ memastikan pelaksanaan PKKMB berlangsung dalam suasana yang aman, humanis dan inklusif. Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk memberikan pengalaman positif bagi mahasiswa baru. Rektor menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi kekerasan, perundungan maupun tindakan yang merendahkan martabat manusia selama pelaksanaan PKKMB. Keamanan dan kenyamanan mahasiswa baru menjadi tanggung jawab seluruh sivitas akademika USTJ. Para mahasiswa yang terlibat sebagai fasilitator juga diingatkan untuk menjalankan perannya sebagai pendamping. BEM PT, BEM Fakultas dan panitia HMPS diharapkan dapat membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan kampus dan memberikan pengalaman awal yang menyenangkan.

Memulai Perjalanan dari Tanah Papua

Pembukaan PKKMB USTJ 2026 menjadi langkah pertama bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademiknya. Dari lingkungan kampus, mereka akan dibekali pengetahuan, pengalaman dan nilai-nilai yang diharapkan dapat menjadi bekal ketika nantinya kembali berkontribusi di tengah masyarakat. Bagi USTJ, mahasiswa baru yang hadir hari ini merupakan bagian dari perjalanan menuju visi universitas sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang unggul dan diakui secara nasional di Kawasan Timur Indonesia pada tahun 2040.

Dengan semangat MELESAT — Mandiri, Edukatif, Loyal, Energik, Sains, Adaptif, dan Tangguh, mahasiswa baru diajak memulai perjalanan tersebut dengan optimisme dan keberanian.

Dari Jayapura, dari Tanah Papua, mahasiswa baru USTJ memulai langkahnya untuk tumbuh, belajar, berkarya, dan pada waktunya memberikan kontribusi bagi Indonesia.

MELESAT!